Home / Informasi Hukum / Ini Dia Cara Mengajukan Gugatan Waris Di Pengadilan Agama

Ini Dia Cara Mengajukan Gugatan Waris Di Pengadilan Agama

Pada pembahasan kali ini tim dari advokatkita.com akan membahas secara mendalam menganai bagaimana cara mengajukan gugatan waris di Pengadilan Agama. Sebagaimana yang telah kami bahas pada artikel sebelumnya, bahwasanya untuk perkara waris dikenal dengan dua macam istilah, yaitu Permohonan Waris dan Gugatan Waris. Perkara permohonan waris itu tidak terdapat sengketa didalamnya, sedangkan gugatan waris itu terdapat sengketa atau konflik di dalamnya, baik itu terhadap subjek atau objek warisnya.

Yang dimaksud terdapat sengketa atau konflik pada gugat waris adalah kondisi dimana terdapat pihak yang merasa dirugakan oleh pihak lainnya. Dalam kasus gugat waris sendiri yang dimaksudkan dengan sengketa adalah: (1) Objek warisan dikuasai oleh salah satu ahli waris, (2) Salah satu ahli waris tidak mau jadi pemohon.

Sama halnya dengan perkara permohonan waris, perkara gugatan warispun merupakan salah satu kewenangan dari Pengadilan Agama, sesuai dengan Sesuai dengan Undang-undang tentang Peradilan Agama yaitu UU No. 3 Tahun 2006 tentang Perubahan atas Undang-undang No. 7 Tahun 1989 bahwasanya Pengadilan Agama bertugas dan berwenang memeriksa, memutus, dan menyelesaikan perkara di tingkat pertama antara orang-orang yang beragama Islam pada bidang

  • Perkawinan
  • Waris
  • Wasiat
  • Hibah
  • Wakaf
  • Zakat
  • Infaq
  • Shadaqah
  • dan Ekonomi Syariah

Oleh karena itu, Gugatan Waris dapat diajukan di Pengadilan Agama.

Lalu, Pengadilan Agama Mana anda harus mengajukan gugatan? Khusus untuk perara gugat waris bisa diajukan di dua  tempat:

  1. Di tempat objek sengketa, misal anda tinggal di Kota Bandung, sedangkan objek sengketa misal tanah anda di Kota Tasikmalaya, maka anda dapat mengajukan di Pengadilan Agama Kota Tasikmalaya
  2. Di Pengadilan Agama tempat tinggal Tergugat

Lalu, apa saja yang menjadi syarat mengajukan Gugatan Waris tersebut?

  1. KTP semua penggugat
  2. Kartu Keluarga Penggugat
  3. Akta Lahir Penggugat atau Surat Kenal Lahir
  4. Buku Nikah Pewaris
  5. Surat Kematian Pewaris / Ahli Waris
  6. Bagan silsilah waris yang diketahui oleh Desa Setempat
  7. Data mengenai objek sengketa, seperti denah atau data batas tanah
  8. Dokumen-dokumen objek sengketa, seperti akta tanah, surat-surat kendaraan, atau dokumen lain yang menjadi objek sengketa.
  9. Alamat dari tergugat

Untuk proses mengajukan gugatan waris sendiri hampir sama dengan permohonan waris, pertama anda harus membuat terlebih dahulu surat gugatan, jika bisa, anda dapat membuatnya sendiri, namun jika tidak bisa, anda dapat datang ke POSBAKUM (Pos Bantuan Hukum) di Pengadilan Agama Setempat. Setelah membuat surat gugatan, daftarkan perkara anda ke Pengadilan Agama. Setelah itu anda tinggal menunggu surat panggilan dari Pengadilan.

Sekedar informasi, dalam proses persidangan Gugatan Waris sebelum pembuktian akan ada cek on the spot pada objek sengketa, untuk memvalidasi kesesuaian data-data dengan objek harta. Jika anda merasa takut jika objek harta waris dijual atau dipindah tangankan pada pihak lain, anda bisa mengajukan permohonan kepada pengadilan untuk meletakan sita jaminan terhadap objek sengketa.

Apabila perkara telah diputus, kemudian pihak yang kalah tidak mau menjalankan isi putusan, anda bisa melakukan eksekusi menggunakan bantuan aparatur negara, seperti kepolisian.

Apabila anda khawatir pihak lawan tidak mau menjalankan isi putusan yang telah berkekuatan hukum tetap, dalam gugatan anda bisa menuntut “Dwang Som” (uang paksa), yakni sejumlah uang yang dituntut dari pihak lawan atas keterlambatan menjalankan isi putusan, terhitung setiap hari dari keterlambatan tersebut.

Perlu diketahui, bahwasanya dalam proses mengajukan gugatan waris biaya yang harus disediakan tidak sesederhana perkara lainnya, dan proses penyelesaian perkaranyapun lebih kompleks, kami sarankan untuk pengajuan gugatan waris anda menggunakan jasa advokat pengacara.

BACA JUGA : LAYANAN KONSULTASI DAN JASA ADVOKAT PENGACARA 

Demikian informasi dari kami, semoga bermanfaat. Jika ada pertanyaan atau konsultasi hal lain, anda bisa komen di kolom komentar.

Sekian, salam hangat advokatkita.com

Tentang AdvokatKita

Kini hadir di tengah-tengah anda untuk membantu memberikan Layanan Konsultasi dan Bantuan Hukum kepada seluruh masyarakat Indonesia. Kami siap membantu anda menyelesaikan permasalah hukum anda seperti Masalah Perceraian, Hak-hak Bekas Istri, Nafkah, Hak Asuh Anak, Pembagian Harta Gono Gini, Waris, Izin Poligami, Itsbat Nikah, Dispensasi Nikah, Pembatalan Nikah, Wali Adhol, Sengketa Wakaf, Wasiat, Hibah, Sengketa Ekonomi Syariah dll.

Baca disini juga

Bagaimana Cara Mengajukan Gugat Cerai Tanpa Buku Nikah?

Banyak sekali yang bertanya kepada team advokatkita.com mengenai bagaimana cara mengajukanan gugatan cerai tanpa buku …

37 Komentar

  1. Pertanyaan
    Bpk sy menikah lbh dr 1,yang sy ketahui ada 5 istri.istri pertama sdh cerai ada anak 1 waktubitu usianya br 8 thn dan di asuh oleh istri ke 2.istri ke 2 tdk punya anak,istri ke 3 punya anak 1 saat ini ibu dan anak meninggal.istri ke 4 punya anak 3 dan istri 5 ada anak 1.singkatnya dr semuanya anak laki ada 3 dan perempuan 2.abng sy dr istri pertama menjual tanah dan bangunan di ahli waris hanya nama dia saja sedangkan kami tidak di libatkan..mohon petunjuk

  2. Dilanjut,,yang msh hidup istri yg ke 2 dan ke 4
    Istri ke 1,3 dan 5 meninggal .

    • 1. Semua anak dari isteri manapun adalah ahli waris
      2. Isteri yg masih hidup ahli waris
      3. Anak yg sudah meninggal jika memiliki anak maka jatuh ke anak (cucu) tersebut sebagai ahli waris Pengganti
      3.Semua ahli waris berhak atas semua peninggalan atas nama pewaris
      4. Kalo secara formil dalam dokumen harta tertulis hanya satu nama ahli waris, kemudian yang lain tidak dilibatkan dan merasa dirugikan, bisa pembatalan dokumen tersebut ke Pengadilan Negeri, bentuknya bisa pembatalan akta atau pembatalan sertifikat
      5. pembatalan sertifikat atau akta baru dapat dilakukan jika setelah mengajukan penetapan ahli waris ke Pengadilan Agama
      6. Untuk mengajukan permohonan penetapan ahli waris semua ahli waris harus jadi pemohon, jika ada ahli waris yg tidak mau menjadi pemohon berarti menjadi Termohon

  3. Terimakasih informasinya, sangat membantu.

  4. Terima kasih informasinya,,

  5. Mohon informasinya
    Sy mau ajukan ke pengadilan,tp kami org yg tdk mampu.bisakah kami mendapatkan keadilan / ikut perkara di sidangkan

  6. Maaf mau tanya apakah anak tiri dan cucu tiri bisa menguasai semua hak waris..jadi saudara saya menikah dengan duda anak satu selama menikah yg punya usaha itu saudara saya selama pernikahan kedua pasangan ini tidak dkarunia anak sampai saudara meninggal dunia tapi harta dari saudara saya telah dikuasai oleh anak tiri dan cucu tirinya aset2nya sudah dsertifikatkan atas anak anak tiri dan cucu tirinya..apa saya bisa mengugat itu apa tidak bisa..mohon penjelasnya

    • Anak tiri dan cucu tiri tidak bisa menguasai semua harta waris.
      Anak tiri atau cucu tiri hanya bisa mendapatkan wasiat wajibah yang nilainya tidak melebihi 1/3 harta warisan.
      Ahli waris bisa mengajukan gugatan waris ke pengadilan.

  7. Sy punya kasus masalah warisan. Pada thn 1960 bapak sy memberi surat kuasa kepada sepupu sy atau keponakan ayah sy almarhum agar tanah2 milik ayah sy dikuasai sementara krn ayah sy tdk bertempat tinggal di wilayah tanah tersebut terletak. Hal ini disebabkan krn ada PP no. 224 thn 1961 yg tdk memperbolehkan seseorang menguasai tanah di atas 1ha jika berdomisilih diluar eilayah tanah tersebut berada. Atas dasar itu sepupu sy memanfaatkan situasi tersebut dgn mengalihkan kepemilikan tanah ayah sy menjadi hak milik sepupu sy melalui penerbitan sertifikat atad namanya. Setelah sepupu sy meninggal dunia pada thn 2016 lalu saudara tiri sepupu sy mau memiliki semua harta warisan milik ayah sy dgn dasar adanya penetapan ahli waris dari pengadilan agama sementara sepupu sy almarhum tdk memiliki keturunan dan tdk memiliki saudara sedangkan kedua orang tuanya juga sdh meninggal dunia. Istri pertamanya yg sah juga sdh meninggal sementara istri keduanya menikah dibawah tangan dan tdk punya keturunan. Harta tersebut adalah harta bawaan kepunyaan kakek sy yg tdk ada hubungannya dgn saudara tiri sepupu sy. Bagaimanakah solusinya dan seperti apa cara yg harus sy tempuh ? Mohon peyunjuknya…

  8. orangtua saya sudah meninggal dan meninggalkan 1 rumah(. rumah tsb dikuasai oleh adek yg paling kecil berikut dgn sertifikat atas nama orangtua. kami semua ada 6bersaudara yg tinggal di kota yg berjauhan. bagaimana solusinya agar warisan tersebut dapat dibagi dalam bentuk penyewaan rumah ataupun dijual kmdian dibagi 6

  9. selamat malam pak/ibu..saya dari kerinci jambi…ingin solusi dari bapak/ibu…
    Saya punya masalah warisan…ibu tua kami 2 bersaudara..kakak ibu saya punya anak 7 orang 1 di antara nya perempuan…sedang kan ibu saya punya anak 4 orang..2 perempuan 2 laki…
    Jadi masalah nya ini tanah warisan peninggalan ibu saya di kuasai oleh anak kakak ibu saya semuanya…saya ajak berunding orang itu acuh saja..dan sudah 4 tahun harta itu bersengketa..jadi sekarang saya ingin bawa kerenah hukum..bagai mana cara nya…apa boleh saya bongkar rumah nya yang ada di atas tanah tersebut..padahal saya ingin mmbagi 2 tanah tersebut,,.tapi mereka tdk mau..
    mohon penjelasan..

  10. Bapak yang terhormat, saya mempunyai pertanyaan. Untuk sekarang ini ayah dan ibu kami sudah meninggal dan meninggalkan 10 anak. Sebelum ibu meninggal beliau sudah membuatkan hak waris atas dirinya dan 10 anak, tapi sekarang ini ibu sudah meninggal dan meninggalkan 1 rumah.Apakah surat keterangan hak ahli waris tersebut masih berlaku, dan jika hendak dilakukan penjualan atas rumah tersebut 8 orang anak setuju dan 2tidak setuju karena ingin mengambil rumah tersebut, bagaimana solusinya dan jika sampai ke pengadilan, berapakah biaya yang harus disiapkan, dan jika saya yang diberi kuasa oleh 7 saudara untuk melakukan penjualan, 2 tidak setuju dan tidak mau menandatangani surat penjualan rumah, solusI apa yang terbaik untuk saya lakukan. Mohon pencerahannya dan terima kasih.

  11. Ayah dan Ibu mertua saya beragama Islam dan sudah meninggal dunia 10 tahun yang lalu serta meninggalkan harta berupa 2 buah rumah di Malang & Jakarta. Beliau memiliki 4 orang anak, yakni : Ke 1 – Wanita (Awal Islam tapi 5 tahun yang lalu pindah agama menjadi Kristen), Ke 2 – Wanita (istri saya – Islam), Ke 3 – Pria (Islam) dan Ke 4 – Wanita (Kristen) … Sampai saat ini anak Ke 3 yang Pria, tidak mau membagi warisan tersebut, apa yang harus dilakukan untk penyelesaian masalah warisan … ?

  12. Saya mau tanya pak,,suami ibu saya sebelum nya mempunya istri juga terus uda ninggal..terus menikah dgn ibu saya uda 6 tahun terus bapak tiri saya ninggalll..terus anak tiri istri bapak pertama mau minta waris. Padahal bapak tiri sebelum meninggal anak tirinya uda di bagi..itu bagaimana..ibu saya nikah sah secara negara dan agama..suami ibu saya tdk mempunyai anak kandung

  13. Nama saya yusuf, saya tinggal diindramayu, saya mempunyai masalah tentang tanah dan rumah peninggalan alm. Bapak dan ibu. Saya 4 bersaudara yg pertama perempuan, yg ke 2 lakilaki, yg ke 3 saya lakilaki, yg ke 4 perempuan. 10 thn yg lalu rumah tsb dijual oleh kaka laki2 saya (kaka ke 2) dijual dan transaksinya tanpa sepengetahuan oleh saya dan 2 ahli waris lainnya dan pembagian nya pun tidak ada sama sekali sepeserpun. Sepertinya kaka saya itu memalsukan tanda tangan ahli waris yg lainnya( termasuk saya dipalsukan). Ada data sertifikat di desa di tempat objek tanah tsb itu atas nama saya, dan kaka+adik perempuan saya tidak ada nama kaka laki2 saya namun sertifikat aslinya ada yg menghilangkan tidak tau siapa.
    Dia tinggal di bandung dan saya di indramayu. Dan saya tidak tahu rumah yg bertempat diindramayu tsb meski sama bertempat diindramayu(dekat rumah saya) itu telah dijual ke saudara tanpa ada kwitansi.
    Bagaimana saya melakukan gugatan dan apa yg harus saya lakukan sebagai org awam yg kurang paham betul soal waris. Mohon solusinya pak,saya kasihan dengan kaka perempuan dan adik perempuan saya hanya gigit jari.

  14. nama saya Firmansyah, dan berdomisili di Surabaya
    saya mau mengajukan pertanyaan, bagaimana cara menggugat hak saya sebagai ahli waris harta dari peninggalan alm. nenek saya jika akta tanah dipegang oleh saudara pertama alm. ibu saya dan bangunan dikuasai oleh saudara kelima alm. ibu saya
    sementara tiap saya menanyakan hak waris saya selalu menjawab debgan jawaban yang tidak mengenakkan, dan hal itu sudah lama dikuasai oleh saudara² alm. ibu saya
    mohon bantuannya, terima kasih

  15. nama saya Firmansyah, dan berdomisili di Surabaya
    saya mau mengajukan pertanyaan, bagaimana cara menggugat hak saya sebagai ahli waris harta dari peninggalan alm. nenek saya jika akta tanah dipegang oleh saudara pertama alm. ibu saya dan bangunan dikuasai oleh saudara kelima alm. ibu saya
    sementara tiap saya menanyakan hak waris saya selalu menjawab dengan jawaban yang tidak mengenakkan, dan hal itu sudah lama dikuasai oleh saudara² alm. ibu saya
    mohon bantuannya, terima kasih

  16. nama saya andi,org tua saya punya abang tanpa sepengetahuan kakak beradik abangnya membuat surat tanah warisan.sekarang abang dari orang tua saya sudah meningal. sekarang anaknya mengakui tana tersebut warisan dari org tuanya. sementara keluarga org tua saya masih ada yg hidup.gimana caranya untuk warisan tersebut bisa semuanya dapat.

  17. Nama saya dede… Suami saya bagus suami saya merupakan anak pertama dari ayahnya yg kaya raya dengan istri pertamanya yg sekarang sudah almh. Ayah dgn istri pertamanya ceray ada saat bagus 2tahun dan selama ini ayahnya yg kaya itu tdak memberi nafkah yg layak kepada bagus hanya membiayai kuliah saja. Ayahnya sekarang sudah menikah lagi dan memiliki anak laki1 perempuan 2.itu gimana ya hak bagus dalam warisan ayahnya. Dan apa yg harus bagus lakukan apabila suatu saat nanti bagus tidak di bagi warisan atau pembagian yg tidak adil? Mohon penjelasannya

  18. Bagai mn cara menggugat/memohon warisan yg di kuasai paman sementara ortu kita tlah alm cuma dia yg masih hidup sementara asset yg ia miliki warisan semata….mohon penjelasannya trimakasih

  19. maaf Pak mau bertanya kalau biaya pendaftaran gugatan waris itu kira2 berapa ya Pak?

  20. Maaf Pak mau bertanya kalau biaya untuk mendaftarkan perkara gugatan waris ke Pengadilan Agama itu kira-kira berapa ya Pak? Sebelumnnya saya ucapkan terima kasih untuk bantuannya

  21. Assalamu’alaikum..Bpk/Ibu AdvokatKita
    Saya mau nanya…tentang harta gono gini
    Kakek kami (paman ibu saya) sudah meninggal 10 tahun lalu..meninggalkan seorang istri tidak beranak
    dengan harta yg ditinggalkn yg kami ketahui 3 buah rumah dan tanah 9.500m² + tanaman diatasnya.
    tahun lalu istrinya meninggal dan ternyata semua harta itu sudah dibalik nama atas nama istri.
    sekarang 3 rumah peninggalan kakek sudah ditempati ponakan istri kakek dan tanah dikuasai keluarga istri kakek
    Apakah kami tidak memiliki hak atas harta peninggalan kakek (paman ibu saya)…?
    Apakah kami bisa menggugat ke Pengadilan Agama..??
    Apakah harus menggugat penetapan ahli waris dulu atau langsung permohonan pertolongan pembagian harta peninggalan…???
    sebelum kami sampaikan terima kasih..

  22. Nama saya tia..,saya 7 bersaudara,ayah saya sudah lama meninggal, kk saya yang nomor 3 sudah meninggal sebelum ibu saya ,semua sertifikat tanah dan rumah atas nama ibu kandung saya,masalah nya, kakak Perempuan saya yang pertama dan kayak saya noir 5 dan 6 tidak mau menjual warisan dr ibu saya, dan kayak saya yg pertama menyewa beberapa bedeng peninggalan ibu,tp mereka mengambil uang sewa tanpa memberi sedikit pun pd saya dan kk laki2 saya anak, apa lah yg hrus sy dan kk saya pulang, apakah harus diam saja hingga allah membalas perbuatan mereka? Atau apa bisa saya bawa masalah ini melalui hukum? Kl melalui hukum bagaimana caranya,mohon pendapat nya untuk jalan keluar yang baik

  23. Yulia purbancana

    Mohon pencerahannya….saya punya satu orang saudara tiri perempuan dan saudara kandung laki laki 4 saya perempuan sendiri…saudara tiri perempuan menggugat kami berlima dia lahir 1986 perkawinan resmi ibunya 1997 karna yg 1985 cacat hukum…bagaimana pak apakah dia berhak n bagaimana cara kami membela diri di pengadilan?

  24. Yth. Bapak AdvokatKita….. Sy ada pertanyaan, Mertua sy asli Bali, mempunyai anak 4 (P-P-L-L). Kmudian Papa mertua sy mempunyai WIL, skg Papa dan WIL nya sedang gencar2nya menjual tanah serta rumah yg dihasilkan selama pernikahan dengan Mama. Sertifikat pun dirampas scr paksa oleh Papa dan WILnya. Pernah suatu ketika Papa memaksa Mama utk ttd diatas materai namun Mama tdk diperbolehka membaca apa isi surat tersebut, selang bbrp bulan baru ketahuan bahwa salah satu rumah atas nama Papa sdh balik nama ke anak dr WILnya (bukan anak Papa). Pertanyaan sy, apakah bisa kelak jika Papa sdh meninggal keempat anak tsb dan Mama melakukan gugatan thd bbrp harta yg sdh dlm penguasaan WIL tsb? Jika skg dr pihak Mama melaporkan atas tindakan perzinahan apakah bisa sementara Papa dan WIL menyatakan telah menikah tp menikah tanpa sepengetahuan Mama, jika benar menikah apakah bisa mereka menikah resmi sementara Papa msh terikat pernikahan yg sah dgn Mama sampai skg. (Papa adl Purnawirawan TNI). Demikian pertanyaan sy, mohon diberikan pencerahan langkah hukum apa yg harus kami ambil. Terima kasih

  25. Ayah tiri saya menggadaikan rumah yg diperbaiki beliu bersama ibu saya kemudian rumah itu di kami tebus serta kami beli dgn adik tiri ayah saya kemudian 10 tahun kemudian datnag kemenakan dan paman tiri saya menggugat rumah yg dijual paman tiri kami beliu mengatakan banyak warisnya ktnya ,,sedangkan sebelum di perbaiki memang itu rumah ayah dan paman tiri kami ,ayah tiri kami itu punya saudara 6 orang kemudian meninggal orang tua mereka ,kemudian anak tertua perempuan meninggal,kemudian anak kedua laki laki meninggal kemudian ,ibu dari ayah tiri kami meninggal dan sekarang yg menuntut dan ingin membatalkan perjanjian itu paman tiri kami bersama cucu anak kedua dan cucu anak ketiga dari nenek tiri kami ,,sedangkan ayah tiri kami sudah meninggal dan rumah tersebut memang kami beli dari beliu ,,jadi bagaimana sikap kami

  26. pak advokatkita saya mau bertanya
    apakah hamil di luar nikah .anaknya tetap bisa menjadi hak waris ?

  27. dan kira2 habis brapa uang yang kita keluarkan untuk melakukan pengugatan untuk merebut hak waris .untuk sewa pengacara
    trimakasih pak.

  28. bp advokat yg terhormat, mohon masukan & inputnya, sehubungan waris ayah saya yg mana terindikasi digelapkan oleh abang tiri saya,(anak dr istri ke 2) sdgkan sy anak dr istri ke 3 dimana dulu pernah dilakukan pembagian terhadap hak atas saham & 1 buah rumah namun dikatakan oleh notaris yg bersangkutan jg abang tidak ada aset lain krn sudah dialihkan namun tidak bisa dibuktikan selain itu dalam pembacaan waris tidak adanya pelaksana waris sy bermaksud gugat kembali krn menyangkut asset beberapa rumah, uang, saham & obligasi serta investasi lain jg melibatkan artis terkenal serta hotel di jakarta mohon masukkannya apa yg hrs disiapkan utk gugat balik krn belom pernah sampai k pengadilan trims.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *